Domestik

Pura Luhur Batukaru

Pura di lereng Gunung Batukaru yang satu ini digunakan sebagai tempat untuk memuja Tuhan sebagai Dewa Mega Dewa. Nama Batukaru sendiri kemungkinan besar diambil dari nama Gunung Batukaru. Selain sebagai tempat suci untuk sembahyang, Pura Luhur Batukaru juga dibuka sebagai tempat wisata umum mulai pagi sampai sore dengan tiket Rp10.000,00. Baca Selengkapnya…

Oleh Hana Husna, yang lalu
Domestik

Pura Taman Saraswati

Pura Taman Saraswati adalah tempat pemujaan Dewi Saraswati yang tak lain adalah Dewi Pengetahuan. Yang menarik dari pura ini adalah adanya kolam di bagian tengah area pura yang penuh dengan bunga teratai. Selain itu, nyaris di setiap detail bangunan pura terdapat ukiran khas dari para seniman Ubud. Di tempat wisata Baca Selengkapnya…

Oleh Hana Husna, yang lalu
Domestik

Waterboom Bali

Taman air di Bali ini selama tiga tahun berturut-turut berhasil mendapatkan predikat sebagai waterpark terbaik di Asia dan kedua di dunia. Jadi tentu saja, keseruan berbagai wahana air di Waterbom Bali tidak diragukan lagi. Selain wahananya yang menarik, pemandangan di Waterbom Bali juga patut mendapat apresiasi. Taman tropis yang ditata sedemikian apik Baca Selengkapnya…

Oleh Hana Husna, yang lalu
Domestik

Air Terjun Gitgit

Air terjun adalah destinasi yang pas bagi Anda yang ingin menikmati perpaduan wisata air dan trekking. Air Terjun Gitgit di Buleleng, Singaraja, adalah destinasi yang tidak akan mengecewakan. Air terjun ini merupakan air tejun yang memiliki tebing tertinggi di kawasan Bali utara. Retribusi yang harus Anda bayarkan pun sangat murah, yakni Baca Selengkapnya…

Oleh Hana Husna, yang lalu
Domestik

Pulau Penyu

Ingin berwisata alam tanpa perlu ke pantai atau bersusah payah mendaki? Pulau Penyu bisa menjadi alternatif destinasi wisata, terutama jika Anda membawa anak-anak. Untuk sampai ke Pulau Penyu, Anda akan memasuki Tanjung Benoa terlebih dahulu dengan uang donasi sebesar Rp10.000,00 untuk oang dewasa dan Rp5.000,00 untuk anak-anak. Baru setelah itu, Baca Selengkapnya…

Oleh Hana Husna, yang lalu
Domestik

Pura Uluwatu

Terletak di Desa Pecatu, bagian selatan Bali, pura ini tidak pernah sepi pengunjung. Pura Uluwatu berdiri megah di ketinggian 97 meter dan menyuguhkan pemandangan menakjubkan. Eksotisme tempat sembahyang di atas tebing yang menyuguhkan hamparan laut lepas Samudra Hindia terlalu sayang untuk dilewatkan.  Pura Uluwatu buka mulai pukul 09.00-19.00 WITA, namun Baca Selengkapnya…

Oleh Hana Husna, yang lalu
Domestik

Pura Tirta Empul

Yang menjadi daya tarik Pura Tirta Empul adalah adanya pemandian yang dianggap suci bagi umat Hindu. Kolam persegi panjang dengan 30 pancuran yang berjejer dari timur ke barat inilah yang banyak menarik wisatawan. Anda boleh turut masuk ke dalam kolam dan ikut menyucikan diri di sini, namun dengan syarat Anda Baca Selengkapnya…

Oleh Hana Husna, yang lalu
Domestik

Pura Besakih

Pura Besakih merupakan pura terbesar umat Hindu yang ada di Bali. Pura ini merupakan sebuah kompleks pura, terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Kompleks ini terdiri atas satu pura pusat, yakni Pura Penataran Agung Besakih, dan 18 pura pendamping yang terdiri atas satu Pura Basukian dan 17 pura Baca Selengkapnya…

Oleh Hana Husna, yang lalu
Domestik

Monumen Bajra Sandhi

Jika monumen Bali didirikan untuk mengenang korban tragedi, maka Monumen Bajra Sandhi dibangun untuk mengenang perjuangan rakyat Bali. Monumen ini berada di depan Kantor Gubenur Bali dan Gedung DPRD Provinsi Bali, tepatnya di Lapangan Niti Mandala Renon. Di tempat inilah Perang Puputan terjadi. Museum yang menceritakan perjuangan rakyat Bali sejak Baca Selengkapnya…

Oleh Hana Husna, yang lalu
Domestik

Museum Bali

Museum yang terletak di Denpasar ini berupa bangunan gedung tua, tepatnya bersebelahan dengan Pura Agung Jagat Natha. Dari bandara, Anda ikuti saja jalan menuju pusat kota dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Karena memasuki wilayah yang cukup padat kendaraan, kendaraan roda dua adalah pilihan terbaik. Museum hanya buka hari Minggu Baca Selengkapnya…

Oleh Hana Husna, yang lalu