Meskipun disebut museum, tempat ini sebenarnya merupakan area pemakaman Belanda yang telah berdiri di Jalan Tanah Abang Jakarta selama berabad-abad. Uniknya, di sini Anda dapat melihat berbagai karya seni pahat dalam bentuk batu nisan di atas makam yang konon hingga kini masih dihuni oleh para jenazah yang rata-rata merupakan orang Belanda atau pejabat pada masa kolonial.

Selain batu nisan, pengunjung juga dapat melihat kereta jenazah dan peti mati asli yang dulu sering digunakan para Nyonya dan Meneer Belanda. Di sini juga terdapat peti mati yang sempat digunakan proklamator kemerdekaan, Bapak Soekarno dan Moh. Hatta.

Untuk masuk ke museum, pengunjung biasanya akan dikenakan biaya sekitar Rp5.000 untuk dewasa, Rp3.000 untuk mahasiswa, dan Rp2.000 untuk anak-anak. Tempat ini mulai beroperasi sejak jam 09.00 sampai 15.00 WIB. Untuk mengunjungi museum ini, Anda dapat menggunakan KRL dan turun di Stasiun Tanah Abang, atau menggunakan bus Trans Jakarta koridor Tanah Abang.

Kategori: Domestik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *